Rabu, 10 April 2013

dampak efek negatif bts atau tower pemancar sinyal seluler bagi manusia



Perkembangan teknologi yang semakin pesat khususnya dalam bidang telekomunikasi mendorong berbagi operator provider untuk mengembangkan kualitas jaringan mereka. Salah satu cara yang mereka lakukan guna tercapainya kualitas jaringan yang bagus dalam bidang komunikasi adalah dengan cara memperbanyak jumlah bts atu masyarakat kerap menyebutnya dengan tower seluler dan ada juga yang menyebutnya dengan nama tower pemancar sinyal. Terserah dengan apa mereka menyebutnya banyak diantara mereka yang belum tau dari dampak pembangunan tower bts tersebut. Hal ini seiring dengan minimnya tingkat pendidikan di Indonesia sehingga mereka dengan mudah dapat di iming-imingi sesuatu yang ternyata dibalik iming-iming itu ada dampak bahaya yang sangat besar bagi mereka. Misalnya saja didaerah saya ada suatu operator seluler yang ingin membangun BTS di kampung, dengan iming-iming pemilik tanah yang mau lahannya disewa untuk pembangunan BTS akan diberi uang sebesar 100 juta maka tanpa berfikir panjang langsung saja dia setuju. Tak hanya berhenti disitu pembangunan BTS memerlukan izin dari warga sekitar, sehingga dengan mengumpulkan warga mereka memberi iming-iming akan diberi uang sebesar 1 juta untuk satu tanda tangan dari mereka (yang berarti mereka menyetujui pembangunan BTS tersebut. Siapa sih yang tak tergiur dengan uang satu juta hanya dengan bertanda tangan saja? Tentu saja banyak warga yang menyetujuinya. Padahal tanpa mereka tau terdapat dampak efek negatif dari BTS yang sebenarnya membahayakan kehidupan mereka, berikut ini adalah diantaranya:

Radiasi BTS dapat memicu kanker
Meskipun ada dua pendapat yang berbeda yang satu mengatakan bahwa radiasi BTS sangat kecil dan tidak berbahaya, sedangkan yang satu lagi mengatakan bahwa radiasi BTS itu sangat berbahaya dan menyebabkan kanker. Saya cenderung lebih percaya dari pernyataan ke dua, mengapa? Ada dua hal yang membuat saya percaya dengan nomor dua, yang pertama saya sekolah jurusan listrik dan sedikit-sedikit mengerti tentang radiasi. Kita tau bahwa BTS menggunakan daya energi yang sangat besar sehingga kemungkinan radiasi juga besar. Yang kedua saya lebih diyakinkan dengan penelitian seorang peneliti dari India yang bernama  Prof Girish Kumar. Beliau mengatakan bahwa dampak radiasi BTS sangat fatal dan dapat memicu kanker. Jadi jelas saja saya lebih percaya dengan pernyataan kedua dari pada pernyataan pertama yang tanpa ada bukti dan penelitian.

Menurunkan sistem kekebalan tubuh
Berdasarkan penelitian di India ternyata BTS mengeluarkan medan elektromagnetik. Medan elektromagnetik dari BTS inilah yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh manusia.

Mudah terserang penyakit
Hal ini masih berkaitan dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Jika seseorang lemah dalam sistem kekebalan tubuh maka akan mudah sekali untuk terserang penyakit. Contohnya saja penyakit HIV yang menyerang sistem kekebalan tubuh, penderita penyakit tersebut akan mudah sekali terserang penyakit.

Mudah terkena petir
Seperti kita tau petir akan lebih suka menyambar sesuatu yang tinggi dan terutama lancip. Bentuk BTS yang tinggi dan lancip menjulang menjadi sasaran empuk petir, namun tenang saja karena di setiap BTS sudah dipasang anti petir (grounding) yang sangat baik sekali (R<1 Ohm). Meskipun demikian jika rumah anda dekat dengan BTS maka anda akan tetap merasakan dampak dari tersambarnya BTS oleh petir.

Bahaya BTS roboh
Nah ini yang sering kali menjadi pertimbangan masyarakat jika BTS suatu saat akan roboh. Mengingat BTS yang semua bagiannya terbuat dari besi, sangat tinggi dan tentunya berat bayangkan jika rumah anda tertimpa oleh BTS, apa yang akan terjadi? Ditambah lagi dengan angin kencang yang sering terjadi di Indonesia semakin membuat was-was warga yang dekat dengan BTS.

52 komentar:

  1. ass.. di kmpung sya ada yang mau memasang tower, tp sya tidak setuju juga, tadi itu , di khawatirkan dampak negatif itulah yang akan membahayaka,,, bagaimana itu solusianya, sedang kan masyarakat (warga) seempat tergiur oleh uang 300.000 saja,?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak apa apa terima aja. karna dikampung kitakan kalau dipasangi tower biar muda berkomunikasi dari kota.jadi biarkan aja.Tapi yang dibangun cuma satu aja. Oke

      Hapus
    2. terima aja bro, rezeki tu... radiasi tower tidak berbahaya bagi kesehatan, yang berbahayanya tu diketinggian 1 sampai 2 meter di puncak, setelah 2 meter dari puncak sampai ke dasar/tanah gak berbahaya karena radiasinya sudah hilang, malah lebih berbahaya lagi radiasi HP yang kita gunakan, itu jauh lebih besar radiasinya dibandingkan radiasi tower, makanya ane klo nelpon lebih suka pake headset... biar gak nempel HP tu ke kuping, masyarakat resah karena ketidaktauannya menginai tower ini...

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  2. Kalo memang radiasi tower BTS dpt memicu kanker, yg jdi pertanyaanya knp WHO dan Menkominfo membolehkan tower berdiri? klo seumpama smua warga di Indonesia tdk memperbolehkan tower berdiri bagaimana caranya manusia berkomunikasi? saudara menulis pendapat ini dan tersambung di dunia internet ini bukannya gara2 ada tower BTS,Anda menggunakan fasilitas handphone dan internet tp menolak alat yg dpt membuat handphone jdi berfungsi?!Saya berharap smua pihak mencari info jgn dr sepihak, carilah artikel lbih banyak lgi agar mendptkan info yg sebenar2nya dan tdk menyesatkan dan belajar memakai logika...thanks n best regards

    BalasHapus
    Balasan
    1. cerdas
      ref:
      http://m.bongkarkasus.com/dampak-menara-telekomunikasi-terhadap-kesehatan-manusia.htm

      cuma isu (baru dugaan/kekhawatiran):
      http://articles.timesofindia.indiatimes.com/2012-12-09/patna/35704655_1_mobile-towers-radiation-level-bharti-infratel

      Hapus
    2. Sama dengan di desa saya,.. Orang tua saya tidak mau tanda tangan,tapi tetap saja dibagun hanya dalam 2hari menara tersebut berdiri. Yang jadi pertanyaan, kenapa di salah satu iming2 tersebut warga diberi ASURANSI KESEHATAN ? Silahkan berlogika,..

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    4. namanya warga / manusia klo gk diimingi asuransi manalah mau, walaupun sudah tau itu 100% gk berbahaya...sama halnya anda ikut asuransi kesehatan / jiwa, apakah anda orang yang berpenyakitan dan takut mati...

      Hapus
    5. boleh berdiri asal tidak di pemukiman warga.

      Hapus
  3. bagaimana dgn pembangunan tower dkampung sy, dimana minta persetujuan warga saja (tanda tangan) harus melalui pintu ke pintu dgn uang lima puluh ribu rupiah tanpa ada sosialisasi. apakah hal ini menyalahi aturan atau memang harus seperti itu.
    bahkan sekarang tinggal menunggu radio. dan yang tadinya tingginya 72 m sekarang tinggal +42 m. pertanyaan saya "Seberapa Besar Peningkatan Radiasi ketika tinggi tower lbh rendah? ataukah sama saja dgn tinggi 72 m?"
    bagaimana dgn Asuransi, Kapan biasanya Jaminan/Asuransi akan dberikan kpd warga? mungkinkah tunggu tumbangnya Bangunan Tower itu?

    BalasHapus
  4. kalo nggak mau ada tower nggak usah punya hp tv apa komputer dan modem. semua alat teknologi itu ada radiasinya cuma kita sesuaikan penggunaanya jangan sampai berlebihan supaya tidak ada dampak yang negativ... selma 6 tahun tower di dekat rumah saya justru berdampak positif bagi warga di sekitar kita .... sinyal hanphon full (tentunya) dapat uang perbulan and tiap lima tahun sekali pasti perpanjangan kontrak dan dapat banyak uang lagi ... dan alhamdulillah selama 6 tahun juga tidak ada masalah apa" mengenai kesehatan....

    BalasHapus
    Balasan
    1. BETUL itu. suruh aja kirim surat kalau ada apa apa pada orang rumah

      Hapus
    2. tower kan seharusnya dibangun di daerah yang jarang penduduk bukannya kampung di dekat penduduk. menurut saya sinyalnya masih bisa terjangkau. di tempat saya. tower tv dan seluler letaknya di perbukitan yang jauh dari permukiman warga. dan yang kami cemaskan disini akan dibangun tower dekat dengan permukiman. dampak radiasi kan bukan dirasakan 1-10 tahun tapi efeknya bisa 15-20 kedepan.

      Hapus
    3. maaf, untuk pembuatan Tower udah berjalan puluhan tahun, bukan hanya 5-10 th aja, coba sekarang buktikan mana dampak negatifnya, siapa yg sudah terkena kangker gara2 BTS, itu hanya isu belaka Mas Dab.... hanya orang ngiri yg gak kebagian jatah konfensasi.... mengapa ada asuransi kesehatannya krn betul2 udah dijamin sehat oleh WHO...

      Hapus
  5. Yang nama nya teknologi ada dampak positif dan negatifnya sis..dalam hal ini keberadaan tower bts menurut sy lebih banyak dampak positifnya ketimbang negatifnya.. maslah radiasi, tower roboh, petir.. itu mah klasik.. kenapa hotel2, mall2, gedung perkantoran yg menjulang tinggi gak dikhawatirkan..padahal bangunan tersebut yg lebih berisiko roboh atau material bangunan nya copot saat gempa atau angin kenceng.... yg saya tau tower lebih aman dari gempa atau angin kenceng... sbg contoh hampir diseluruh kejadian gempa di indonesia tidak pernah ada tower BTS yg roboh, malahan lokasi tower yg dijadikan warga sbg tempat bernaung karena ada genset (rural area)... terus masalah angin kenceng sis.. tower ,bangunan nya ga solid alias rangka doang ga kaya gedung2 tinggi kawatir kacanya lepas, lapisan temboknya jatuh,,,keramik nya jatuh...bla bla.. klu sis tau, ada program SAP sbg simulasi ketahanan tower terhadap angin... sy pernah masukan angka kecepatan angin yg bisa tower roboh tu diangka 400 km/jam keatas..baru tuh tower roboh..dan robohnya pun ga nimpa ke siapa2...karena orang2 ama rumahnya udh hilang duluan ke bawa angin di kecepatan 150-250km/jam.. buat agan2 ama sis2,,tolong di inget2 deh.. dari thn 90an sampe skrg apakah ada di berita orang mati karena radiasi, kanker, ketimpah tower (BTS),, dll.. yg sering diberitakan malahan tower dijadikan media orang2 stres tingkat tinggi untuk terjun bebas alias bunuh diri sis...
    Nah..Untuk radiasi..semua alat elektronik yg dialiri arus listrik itu katanya menghasilkan radiasi namun sejauh mana tingkatan radiasi itu diterima oleh tubuh org (http://lint4ng4yu.blogspot.com/2013/05/pengaruh-radiasi-tower-bts-bagi.html). ..contohnya klu lg nelpon suka pusing,,itu mah bukan akibat dari radiasi tower bts nya,, tp dari handset/handphone/HP nya sis... itu pun klu durasi nelp nya lama..jadi klu ga mau pusing...pake handfree/earphone/loudspeaker....
    soo.... jadi tolong lah.. kalau mau buat artikel tuh jangan dari satu sumber...ane setuju ama agan yodha ama agan nara..

    Satu lagi gan lupa,, yg sy tau mslh asuransi tuh semua operator provider atau tower provider sama,,, asuransinya bersifat global tidak menunjuk orang, kelompok, kampung dsb,, hal ini dikarenakan apabila ada org yg terkena musibah (Jiwa / materi) yg secara terbukti akibat dari tower itu berada, maka bisa klaim, tentunya sesuai dengan aturan.. misal tower ada di kota ciamis, kebetulan yg kena musibah nih org cirebon yg cuman lewat, trus ketimpa baut atau material tower/antena..tu org bisa claim..tentunya harus dibuktikan secara teknis...sekian wsllm

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang Bagaimana kalau pembangunan menara BTS itu persis didepan rumah kita, yang jaraknya ± 6 meter dari pintu rumah kita ? kalo menurut anda tidak apa2, saya berdo'a semoga ada penyelenggara komunikasi yang memasang Tower BTS tepat didepan rumah anda. Terimakasih....

      Hapus
    2. aamiin aku ikut berdoa moga2 begitu...kalo terkabul kira2 sipenulis, diatas mau ngganti tulisannya ngga ya...??? apa pindah cari rumah baru..


      Hapus
    3. Buat Rakyat Biasa yang caeeeeeeem bingits...
      perkenalkan sy salah satu pegawai dari perusahaan yg mendapat kepercayaan salah satu penyedia layanan cellular dan layanan internet se INDONESIA...

      nah setelah membaca tulisan anda masalah pembangunan BTS yg jaraknya kira" 10M dari pintu rumah.. sebenarya itu ada n banyak,dan Alhamdulilah ternyata sudah akan dibangun dan fantastisnya jarak BTS dgn pintu rumahnya itu hanya sekitar 8M..
      sebenarnya kalo kita semua yg baca tulisan penulis diatas mau menelaah dgn bijak maka kita akan tau maksud dan tujuan dari si penulis...

      kalo berkenan Alhamdulilah ga berkenan ya Alhamdulilah...

      Hapus
  6. tolong lah sis, membuat artikel di fahamin dulu. jgn sampe artikel yang sis buat malah menjadikan orang tambah sesat.

    BalasHapus
  7. Ini ko yg komen malah pada mencela yg punya blog, baca dong judul nya, dampak negatif dari bts, jd ya yg di bahas cuman dampak negatif nya aja, makanya baca dengan teliti, jangan main ambil kesimpulan aja

    BalasHapus
  8. Benar boss, saya setuju, jgn mencela atau menghakimi yg punya blog, beliau menulis ini toh sangat byk manfaatnya, bisa sebagai tambahan wacana qita semua, qita semua jadi tambah wawasan dan referensi, masalah benar atau tidaknya bisa qita tinjau lebih lanjut. Saya sangat setuju kalo qita semua tetep butuh yang namanya komunikasi, shg 100% pasti keberadaan base station tdk akan dapat dihilangkan. Tapi ada solusi lain yang bisa ditempuh yaitu dengan jalan mendirikan base station tsbt sejauh mungkin dari lingkungan penduduk. Pendirian base station jauh dari lingkungan penduduk terutama didesa desa yang secara tempat msh byk akan jauh lebih byk dampak positifnya ketimbang membangun base station disekitar pemukiman penduduk, seperti jaman dulu pendirian menara komunikasi pasti mencari tempat tempat yang tinggi, dipuncak - puncak perbukitan dan tempat2 tinggi lain yang jauh dari area permukiman penduduk. Hal tersebut setelah dikaji memang sangat tepat, karena pembangunan menara base station dekat dengan area pemukiman penduduk, dampak positifnya bagi warga cuma sinyal full aja dan dapat biaya kompensasi jika ada dan selebih byk dampak positifnya hanya untuk pengelolanya diantaranya, mudah membangunnya, shg biaya lebih kecil, ketimbang membangun diatas perbukitan, dimana harus buat jalan dan infra struktur lain, terus mudah dalam MTC, keamanan lebih terjamin karena dekat dengan area penduduk dan msh byk lagi silahkn anda cari sendiri keuntungan keuntungan lainnya. Sedangkan dampak negatifnya jika menara berada dekat area penduduk bagi penduduk disekitar byk sekali, diantaranya yg sudah menjadi topik dalam blog ini, meskipun tentang bahaya, khususnya radiasi msh menjadi penelitian, tapi yang pasti bahaya radiasi pastilah ada, karena saya ingat betul waktu kuliah dulu, salah satu dosen elektro UGM, Prof. Doktor Adhi Susanto dalam kuliahnya sistem adative, mengatakan, setiap paparan gelombang elektromagnetik yang mengenai tubuh makhluk hidup akan direspon sesuai daya tahan tubuh dari makhluk hidup tersebut, semakin besar intensitasnya maka semakin besar pula yang tubuh makhluk hidup dalam meresponya. Belum lagi dampak kecemburuab sosial yang ditimbulkannya, yg sering sekali menyebabkan ketidak tentraman antar warga, antara warga pemilik tanah dan warga sekitar, ini jauh lebih berbahaya karena dapat memicu perselisihan antar warga. Jadi intinya disini menurut saya, pembangunan menara base station akan tetap ada, tidak bisa qita hindari seiring perkembangan zaman dan teknologi, akan tetapi sedapat mungkin pembangunanya dijauhkan dari permukiman penduduk seperti jaman2 dahulu lagi dimana kajian amdalnya jauh lebih baik. Doakan kami ya, semoga kami berhasil, kami semua warga ditempat kami berada, insyallah sudah sepakat untuk menolak keberadaan keberlangsungan salah satu menara base station dilingkungan kami yang sudah sdh berdiri sejak thn 2004 silam dan akan berakhir kontraknya dengan pemilik tanah 31 Desember 2014 yg akan datang, kami semua meminta kepada operator pemilik menara tersebut untuk merelokasinya ke tempat yg lebih jauh dari permukiman penduduk, adapun langkah langkahnya saat ini masih berprosses, suatu saat kalo sdh ada hasilnya, akan kami ceritakan pengalaman kami tersebut kepada pembaca semuanya, sekali lagi doakan kami ya semuanya, amin, maturnuwun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trimakasih KANG .ASON.saya ingin tulisan sobat kang ason bisa dibaca oleh GRUP MENAYU LOR TIRTONIRMOLO KASIHAN BANTUL, YG SAAT INI DLM PERSIAPAN PENDIRIAN TOWER DITENGAH2 KEPADATAN PENDUDUK..

      Hapus
    2. Kang Ason, anda mengaku pernah kuliah di UGM. Apakah anda pernah membaca Laporan Hasil Penelitian "Studi Pengukuran Gelombang Elektromagnetik di Sekitar Antena GSM/DCS" oleh Magister Rekayasa Keselamatan Industri, Fakultas Teknik UGM, dimana penelitiannya diketuai oleh Ir. Sunarno, M.Eng. Ph.D. Jelas-jelas dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa radiasi yang dipancarkan oleh perangkat telekomunikasi adalah jauh di bawah batas aman bagi mahluk hidup.

      Seperti yang kita ketahui, bahwa semua perangkat elektronik yang kita pakai sehari-hari pasti ada radiasinya, kalau itu yang Anda maksud. Tapi tentu radiasi yang dikeluarkan ada batasnya, aman atau tidak aman. Dengan kata lain tentu perangkat yang kita pakai sehari-hari maupun perangkat yang di pasang pada tower telekomunikasi berada pada tingkat aman.

      Perlu juga Anda ketahui, bahwa setiap perangkat yang dipasang pada tower itu ada batas pancarnya (jarak sinyalnya). Sehingga tidak mungkin dipasang tower jauh dari perumahan penduduk.
      Apabila sudah ada teknologi yang memungkinkan untuk itu, tentu pihak operator atau provider tower tidak perlu bersusah payah membangun di lingkungan perumahan dan menghadapi orang-orang seperti Anda. Cukup dengan membangun diatas bukit atau tempat yang jauh dari keramaian. Sayang teknologi yang ada belum memungkinkan untuk hal tersebut.

      Mohon dipahami, sifat dari daya pancar perangkat telekomunikasi yg terpasang pada tower akan memendek apabila pemakai/pelanggan disekitarnya bertambah. Sebagai contoh, perangkat telkomsel yang tadinya dapat melayani wilayah sejauh 3 km, tetapi dikarenakan pemakai/pelanggan yang bertambah maka daya jangkaunya akan memendek. Sehingga wilayah yang tadinya dapat terlayani menjadi tidak terlayani. Sehingga untuk itu, perlu adanya penambahan tower pada wilayah yg tidak terlayani tersebut.
      Contoh kasus di perkotaan seperti Jakarta, jarak perangkat telkomsel ke perangkat telkomsel lainnya sangat dekat, mungkin tidak sampai 1 km, karena penduduknya yang sangat padat.

      Untuk itu, apabila Anda berniat akan mendemo tower dilingkungan Anda yang sudah berdiri sejak tahun 2004, maka bersiap-siaplah Anda dan masyarakat disekitar lingkungan Anda untuk panceklik sinyal atau bahkan tidak mendapat sinyal sama sekali, hingga tower yang Anda demo menemukan lokasi baru. Yang pasti lokasi baru tersebut juga tidak akan jauh dari lingkungan Anda.

      Marilah kita berpikiran jernih dan cerdas, jangan semata hanya "katanya... katanya", karena sampai saat ini belum terdapat/terbukti adanya penyakit yang ditimbulkan oleh radiasi menara telekomunikasi. Jelas-jelas asap rokok yang Anda hisap baik secara aktif maupun pasif sudah terbukti secara medis sangat berbahaya bagi kesehatan Anda dan masyarakat dilingkungan Anda.

      Hapus
    3. mau tanya dong, kenapa di inggris atau jerman (kebetulan pernah jalan k sana) sejauh mata memandang tidak ada bertebaran BTS kayak dinegara kita?

      Hapus
    4. sebensarnya ada mba, namun tower disana dikamuflase, dan berhubung disana gedung -gedung nya sangat tinggi2 sebagian besar bts diperkotaan diatas gedung2 tersebut. thanks

      Hapus
  9. ini yang pada komentar setuju mau gak rumah nya atau lingkungan nya sendiri dipasang BTS??... jangan asal ngomong saja donk dengan segala teori nya,... gue gak setuju kalau di taman kompleks gue dibangun BTS!!!!!

    BalasHapus
  10. Di atas rmh gw dibangun tower tepatnya di lantai 3, gw sih cuex adza, gw bth uang anak gw msh kecil2 ada 3 lg dan sngt memerlukan biaya, gw brusaha idealis tapi kenyataan hidup mengharuskan gw brubah, selama masyrkt dan proses prizinan sesuai dgn ketentuan gw wellcome adza, kan sdh ada masing2 bidang yg ngontrol baik itu radiasi,ketenangan,petir,roboh dll jd buat apa aq repot2 mikir ygblum jelas

    BalasHapus
  11. sumpah.. gila lu mah... efeknya.. emang ngk kerasa skr. tapi jangka panjang... ntega banget lu ngorbanin kesehatan anak lo, keluarga lo, bahkan lingkungan lo. mungkin semua orang boleh bilang jadul, katro dan lain sebagainya.
    thanks to sinyal kencang dan kuat, tapi bener kata kang ason emang cuma itu aja benefit yg didapet. idealis boleh man, tapi tetep pakai rasionalitas dan logika kamu. jangan cuma mikirin duwit semata, pembangunan bts diwilayah padat penduduk jelas udah melangkahi peraturan. pembangunan tersebut diizinkan selama wilayahnya jauh dari permukiman. gw juga pake hp, tv, internet dsb. tapi gw bukan berarti gw mau dibegoin gtu aja dengan kemajuan teknologi. teknologi ada untuk membantu manusia, sekarang tinggal bagaimana kita bisa bijak untk menggunakannya. selamat de, buat orang2 yg bangga dengan pembangunan BTS di lingkungan mereka. karena gw bukan orang bego jelas gw menolak ada nya menara BTS dilingkungan gw. apalagi kalo jaraknya ngak sampe 10 meter dr pintu rumah gw.

    BalasHapus
    Balasan
    1. lu bener bener MUNAFIK.ngak usah pakai HP aja nona.karna HP koneksi nya ke BTS tau. jadi lu kirim surat aja ntar gua Balas.

      Hapus
    2. ya kenapa ga cari tempat yang ga ada penduduknya aja dari pada susah2 atau di beli aja rumah yang kena radius kan sama2 enak

      Hapus
    3. Buat Nona Ririn yang caeeeeeeem bingits...
      perkenalkan sy salah satu pegawai dari perusahaan yg mendapat kepercayaan salah satu penyedia layanan cellular dan layanan internet se INDONESIA...

      nah setelah membaca tulisan anda masalah pembangunan BTS yg jaraknya kira" 10M dari pintu rumah.. sebenarya itu ada n banyak,dan Alhamdulilah ternyata sudah akan dibangun dan fantastisnya jarak BTS dgn pintu rumahnya itu hanya sekitar 8M..
      sebenarnya kalo kita semua yg baca tulisan penulis diatas mau menelaah dgn bijak maka kita akan tau maksud dan tujuan dari si penulis...

      kalo berkenan Alhamdulilah ga berkenan ya Alhamdulilah...

      Hapus
  12. Salam hangat untuk semuanya..
    Terima kasih atas semuanya..
    Saya adalah pegawai bts atau tower provider dari sitak sampai berdirinya tower itu saya yg tangani.
    Sory..untuk dampak radiasi itu ada sebenarnya ,cuma jarak 3 meter dari atas radiasi itu sudah hilang di bawa angin..dan sebenarnya radiasi tower sama hp itu sebetulnya lebih besar radiasi hp dari pada tower tsb...dan jikalau tower tersebut ada yg menimpa rumah warga,toh sebenarnya prusahaan saya akan ganti 100% dari total kerugian yg kita buat..
    So...positive thingking aja..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas.mau nanya ya.Sebenarnya kalau mau pasang BTS. Kiri kanan muka belakang dari rumah kita 12 mtr. maksudnya untuk apa ya. tolong dijawab segera.

      Hapus
    2. apakah nyawa bisa dibalas dengan uang.... kalo ya semoga anda mendapat uang atas gantirugi nyawa orang yang anda sayangi... lalu anda akan merasa nikmat dengan uang ganti tersebut...

      Hapus
    3. yg bilang mo matiin orang siapa ya nona sri??? nyawa ganti nyawa aja ga bs... apalagi diganti uang ... kl nyawa melayang ya pasti udah ada yang atur ... bukan karena tower ... kalo tower rubuh kena orang lalu meninggal, ya itu sama aja sama mobil nabrak orang lalu meninggal .. ini koq malah mendoakan orang lain meninggal .. ckck

      Hapus
  13. saya punya tanah dekat tower bts tidak laku terjual karena pembeli takut dengan Tower,sy hubungi pemilik tanah yang disewa tower agar memberitahukan alamat atau nomer telp tower tapi ga dikasihjadi tolong mas helmi mahfud untuk bantu saya,mencari jalan keluar ,tower itu baru berdiri dan sampai 20 tahun tidak adakah jalan keluar untuk saya?titin 089654443086

    BalasHapus
  14. mohon info yg falid, di karenakan hasil riset dri tim xl, kordinat yang mereka butuhkan tepat ada di rumah saya, bukan di samping/depan belakang, tapi mereka berniat untuk membangunnya di atas rumah saya dengan menyambung pondasi langsung ke tulang2 rumah saya, orang tua saya udah mulai tergiur dengan jumlah nominal, karena ini tawaran yg kesekian kalinya,, tapi saya masih berfikir tentang efek, karena ini langsung, berbeda dengan warga yang berada di radius tower!!, mohon infonya ke @
    peri324@yahoo.co.id..

    BalasHapus
  15. Sebaiknya di pecahkan masalah ini dg kepala diinggn.

    BalasHapus
  16. Salam.. bagaimana kalo BTS itu dipasang di fasilitas umum dalam hal ini areal masjid apakah selain radiasi ada tidak dampak dari tower tersebut bila sudah selesai masa sewanya terutama untuk kondisi lahannya terima kasih....

    BalasHapus
  17. Salam,... Sebenarnya tanpa kita sadari semua perangkat elektronik yg kita punya seperti HP, TV, Radio, Komputer, Microwave, Lampu rumah dll itu mempunyai radiasi. Hanya karena faktor pemahaman dan ego saja yg membuat kita berprasangka buruk terhadap menara BTS yang jelas2 fungsinya nyata bagi umat manusia, apalagi di zaman super technology ini. Siapa sih yg mau terkena dampak dari radiasi tersebut, kecuali hidup di hutan belantara tanpa ada yang namanya barang yang mengandung Listrik,... Memang benar adanya menara BTS itu mengandung radiasi, Berdasar penelitian WHO dan Fakultas Teknik UGM, BTS tidak terdapat radiasi yang membahayakan kesehatan manusia.level batas radiasi yang diperbolehkan menurut standar yang dikeluarkan WHO masing-masing 4,5 watt/m2 untuk perangkat yang menggunakan frekuensi 900 MHz dan 9 watt/m2 untuk 1.800 MHz. Sementara itu, standar yang dikeluarkan IEEE C95.1-1991 malah lebih tinggi lagi, yakni 6 watt/m2 untuk frekuensi 900 MHz dan 12 watt/m2 untuk perangkat berfrekuensi 1.800 MHz.“Umumnya, radiasi yang dihasilkan perangkat-perangkat yang digunakan operator seluler tidak saja di Indonesia, tapi juga seluruh dunia, masih jauh di bawah ambang batas standar sehingga relatif aman..Sejauh ini protes dan kekhawatir masyarakat terhadap dampak radiasi gelombang elektromagnetik yang dihasilkan perangkat telekomunikasi seluler lebih banyak datang dari mereka yang tinggal di sekitar tower BTS (base transceiver station). Menara BTS hanya memangku beban sectoral sebagai pengantar sinyal ke Hp yang kita punya dari 1 buah hp sampe 4 HP sekaligus, (kaya counter hp berjalan aja...hi...hi...hi).. Kekuatan tower pun tidak perlu diragukan, karena telah dirancang mampu menahan angin berkecepatan hingga 120 km/jam dan pondasi yang sangat kokoh di mana setiap cm2 mampu menahan beban hingga 225 kg. Menara BTS dibuat seaman mungkin agar terhindar dari yang namanya roboh ataupun terkena tekanan angin seperti yg bro @senny irian ungkapkan. Dimanapun Menara BTS didirikan, berarti berarti sudah diperhitungkan matang2 atas rencana pembangunan menara tersebut walaupun banyak kendala seperti warga yg tidak setuju, dan warga yg tidak setujupun tidak dapat disalahkan karena mereka belum benar2 memahami bahaya dan resiko yg ditimbulkan. Sudah banyak penelitian-penelitian tentang Radiasi yg ditimbulkan oleh Ilmuan-Ilmuan, baik dari luar negeri maupun di negeri kita sendiri, seperti perguruan tinggi Negeri UGM, ITB, UI, UNDIP, ITS dan masih banyak lg yang pada intinya membuat kesimpulan bahwa Radiasi yg di alirkan oleh Menara BTS masih jauh dibawah ambang batas normal, yaitu sebesar 20 watt untuk gelombang 1800 Mhz dan 40 watt untuk Gelombang 900 Mhz. Sebenarnya yg perlu kita khawatirkan adalah penangkap sinyal nya sendiri yang harus kita takuti (handphone). Karena barang tersebut daya radiasinya lebih besar dibanding Menara BTS nya, dan dapat kita rasakan sendiri dampakanya bila : terlalu lama kita menelpon maka kepala kita akan terasa pusing; apabila di pom bensin pada saat mengisi BBM tidak boleh menelpon karena dapat memicu kebakaran, pada saat hp berada d dekat TV dan ada panggilan masuk, maka akan terdengar suara di televisi.. Untuk itu, marilah kita pahami dulu mengenai apa dampak negatif dan positifnya adanya Menara BTS, dan kalau dilihat justru lebih dominan dampak positifnya. Apalagi makin bertambahnya penduduk dan pemakai handphone, maka bisa jadi overload sebuah jaringan seluler yg akhirnya dapat kita rasakan sendiri akibatnya seperti sinyal kurang bagus, nelpon agak masalah, susah untuk connect internet dll...
    Apakah kita mau kembali lg ke zaman dahulu mengirim informasi lewat Burung merpati, telegraph hingga technology yg ada sekarang... Jd Sama2 saling membutuhkan bukan wahai kawan....

    Wassalam

    Nb: Maaf kl keterangan yg saya buat kurang berkenan di hati anda, namanya jg manusia....:-)

    BalasHapus
  18. Seharusnya pendirian BTS tidak lagi dengan cara sistem sewa tanah melainkan kepemilikan tanah oleh pendiri BTS dengan cara ganti rugi(penggusuran) dengan luasan areal yg besar namun harus ada penetapan standart minimum oleh pemerintah . sehingga jauh dr warga dan tidak perlu ribut2 lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo begitu caranya sulit pak, bisa gak kan terpasang-pasang tower itu, ini kan tower BTS pak hanya tower telekomunikasi bukan Tower SUTET yang memang fungsinya ngalirkan arus listrik, lagian pemasangan tower itu gak di sembarang tempat, mereka memiliki titik koordinat ditempat2 yang khusus yg dapat dicek melalui satelit. makanya gak jarang kita lihat pemasangan tower di atas menara masjid, karena memang letak titiknya di situ,

      Hapus
  19. Yg bilang setuju taex ... di dkt rumah ku akan d bangun tower...tp banyak yg tdk setuju...yg setuju pling" di iming" uang jutaan..
    ..memang yg tua" gx kena dampaknya.. tp yg msih anak" dampaknya negativ bgt broo...gimana klau banyak anak" yg terserang idiot...mati luu smua...mau anak kalian terserang idiot???.......... sbaiknga jgn setuju.....dan klau pasang tower itu hrs nya di tmpt yg jarang ad penduduknya.....saya masih dpt sinyal tuu wlau tower nya di sawah & jauh dr rumah gua..... yg bilang setuju taexx luu pada...

    BalasHapus
  20. Hmmm...
    pada ingin jadi jagoan nulis semua pa ya?????

    Di alam semesta ada yg katanya Hukum Keseimbangan dalam segala sesuatu...
    Nyantai aja...
    Setuju boleh...
    Gak sejutu boleh...
    Semua makhluk punya hak yg sama...

    Yang Jelas Segala sesuatu akan kembali kpd kita semua ttg baik buruknya segala sesuatu...

    Lakukan aja apa yg kalian inginkan...

    Hukum keseimbangan sedang berjalan...

    BalasHapus
  21. mautanya gimana kalo mau tolak perpanjangan bts tower ? kan masa kontrak nya 10 taun biar ga di perpanjang

    BalasHapus
  22. padahal dalam bulan ini saya harus putuskan ttg keberadaan tower xl yg ada 20 m dibelakang rumah saya

    BalasHapus
  23. yang jadi masalah takut roboh bro.. kalo uda roboh kan repot. lihat link dibawah foto-fotonya

    https://www.google.co.id/search?q=bts+roboh&client=firefox-a&hs=YAJ&rls=org.mozilla:en-US:official&channel=sb&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=-5sTVMrYIpGMuAT_nICICQ&ved=0CAgQ_AUoAQ&biw=1440&bih=761

    BalasHapus
  24. DAMPAK NEGATIVE NYA adalah....rumah saya yang berjarak 8 meter (dibelakang rumah) dari berdirinya tower BTS telkomsel milik Protelindo SUSAH UNTUK DIJUAL sekalipun rumahnya mewah, luas, asri, dan yang jelas walaupun terpaksa harus BANTING HARGA...teteup gak yang minat!

    BalasHapus
  25. titie betul dan saya yg memanfaatkan bts tsb saya beli rumah dengan harga murah karna dekat dengan tower huehuehue,,,

    BalasHapus